SEKILAS INFO
  • 1 tahun yang lalu / Pembuatan aplikasi DKM AT-TAQWA sudah dimulai, Bismillah… semoga diberikan kelancaran
  • 1 tahun yang lalu / Assalamu’alaikum untuk seluruh jajaran DKM AT-TAQWA malam minggu ba’da tarawih kita cat pagar masjid ditunggu kedatangannya terima kasih.
  • 1 tahun yang lalu / innalillahi wainnailaihi roji’un kami keluarga besar DKM AT-TAQWA mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Ibu Ucih Istri dari Bp. Hadi Semoga amal Ibadahnya di terima di sisi Allah swt.
WAKTU :

KEUTAMAAN DAN PENTINGNYA AKHLAK MULIA

Terbit 11 Mei 2019 | Oleh : dkmatqwa1 | Kategori : Belajar
KEUTAMAAN DAN PENTINGNYA AKHLAK MULIA

RINGKASAN CERAMAH AGAMA ISLAM – KAJIAN KITAB FIQHUL AKHLAQ: KEUTAMAAN DAN PENTINGNYA AKHLAK MULIA
Kedudukan akhlak di dalam Islam sangatlah penting, dan wajib bagi setiap muslim untuk berusaha semaksimal mungkin untuk memiliki akhlak yang mulia sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan agama Islam itu merupakan agama akhlak, agama yang mengajarkan tentang tata krama, adab, dan yang lainnya. Oleh karena itu, terkadang seseorang dengan akhlaknya bisa mendapatkan penerimaan yang baik di tengah-tengah masyarakat. Dan banyak orang yang melihat dan menilai seseorang itu dari tingkah laku dan akhlak kepribadiannya, sebelum dari hal yang lainnya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala bahkan mengutus RasulNya dengan akhlak yang mulia. Dan akhlak yang mulia inilah yang menjadikan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dijuluki dengan Al-Amin oleh orang-orang Quraisy pada zaman dahulu. Dari sini, kita bisa mengetahui bahwa akhlak itu bukan masalah yang sepele. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahkan bersabda:

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا

“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaknya.” (HR At-Tirmidzi)

Syaikh Mushtafa Al-‘Adawiy rahimahullah berkata:

فإن المؤمن، بلا شك، يريد أن يكون محبوبا لدى الخالق وأيضا محبوبا لدى الخلق

“Seorang mukmin, tidak diragukan lagi pasti menginginkan untuk dicintai oleh Penciptanya dan juga dicintai oleh manusia.”

Seorang mukmin juga pastinya menginginkan agar ia bisa hidup tentram baik itu di dunia maupun di akhirat. Ia juga suka apabila bisa diberikan balasan yang terbaik di akhirat nanti dari amalan-amalan yang telah ia lakukan ketika di dunia. Dan hal ini bukannya suatu yang dilarang, bahkan di dalam Al-Qur’an terdapat sebuah do’a yang mengajarkan kita untuk meminta kebaikan di dunia dan akhirat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”. (QS Al-Baqarah [2]: 201)

Nah, salah satu cara agar seorang hamba bisa mendapatkan karunia dan nikmat dari Allah Ta’ala adalah dengan memiliki akhlak yang mulia. Karena hamba Allah yang paling baik kelak di hari kiamat adalah mereka yang memiliki akhlak yang mulia.

Demikian sekilas tentang akhlaq Tuan Syeh Abdu Qodir Zaelani pernah berkata ” aku lebih menghargai orang yang berakhlaq dibanding dengan orang yang berilmu ” Semoga dari paparan di atas kita semua bisa belajar mengenal akhlaq kita sendiri apakah kita sudah baik? Semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca sekalian dimanapun berada.

SebelumnyaQuo Maxime Testquia Donec Giaculis Avenenatis Opurus

Tausiyah Lainnya